Berikut enam contoh tabel notasi pseudocode dari algoritme
1. Contoh Pseudocode untuk
menginput tiga buah bilangan
Disini kita
akan membuat pseudocode dengan menginput 3 bilangan dan menentukan bilangan
terbesar, terkecil, dan rata-ratanya. berikut bentuk algoritma dalam
Pseudocode:
If (A>B ; A>C) then Print “A paling besar” If (B>A ; B>C) then Print “B paling besar” Else Print “C terkecil” End if
- Jumlah = A + B + C
rata-rata = Jumlah / 3
Output rata-rata
2. Contoh Pseudocode untuk
mengubah satuan waktu
Disini kita
akan mengubah waktu (detik, menit, dan jam) dimana dari detik ke stuan jam, dan
ke satuan menit. untuk membuat Algoritma Pseudocode kita bisa memasukkan detik,
menit = 60 detik, jam = 3600 detik, tampilkan menit, dan tampilkan jam.
Penulisan Pseudocode
sebagai berikut:
Read
detik M = 60 s H = 3600 s Output M Output H
3. Contoh Pseudocode untuk
menentukan bilangan ganjil dan genap
Sebelum kita
membuat tulisan pseudocode, hal yang harus dilakukan adalah menginput sebuah
bilangan, bagi bilangan yang tadi dimasukkan dengan angka dua, jika bilangannya
menghasilkan sisa pembagian nol maka itu adalah genap, sedangkan jika bilangan
tidak menghasilkan sisa pembagian 0 maka itu adalan bilangan ganjil.
berikut
penulisan Pseudocode dalam menentukan bilangan genap dan ganjil:
Read Bilangan If bil mod 2 = 0 then, “Output Genap” Else “Output Ganjil” End if
4. Contoh Pseudocode
menghitung bilangan prima dan bukan
Kita tahu
bahawa bilangan prima adalah bilangan yang habis dibagi satu dan bilangan yang
angkanya lebih besar dari 28 tidak memiliki kelipatan.
Deklarasi Ulang,Jumb,Sisa,Bilangan :
Interger Hasil : String Deskripsisi Read (Bilangan) For (ulang = 1 to ulang
<=bil.step1) sisa if (sisa=0) THEN jumB <-jumB+1 Else jumb2) THEN Hasil <-(“Bukan bil
prima”) Else Hasil <-(“Bilangan
Prima”) Write (Hasil)
5. Contoh Pseudocode dalam
menghitung nilai
Ketika kita
memiliki sebuah tabel dan merupaka sebuah daftar nilai untuk murid atau siswa,
seperti:
|
Nilai |
Huruf |
Ket |
|
86 – 100 |
A |
Lulus |
|
71 – 85 |
B |
Lulus |
|
61 – 70 |
C |
Lulus |
|
51 – 60 |
D |
Tidak Lulus |
|
0 – 50 |
E |
Tidak Lulus |
Input:
Nim
Nama
MataPelajaran
Nilai(0-100)
Output:
Nim
Nama
Matapelajaran
Nilaiangka(0-100)
NilaiHuruf(A-E)
Algoritma:
Nim : String
Nilai_angka : Interger
Nilai_huruf : real
Nama : String
Matapelajaran : String
Tulisan dalam
Pseudocode:
Deskripsi: Read Nim Read Nama Read Nilai IF Nilaiangka>= 0 AND
Nilai_Angka<=50 THEN NilaiHuruf <- ‘E’ ELSE IF
NilaiAngka>=51 AND NilaiAngka <=60 THEN NilaiHuruf <- ‘D’ ELSE
IF NilaiAngka>=61 AND NilaiAngka <=70 THEN NilaiHuruf <- ‘C’ ELSE
IF NilaiAngka>=71 AND NilaiAngka <=60 THEN NilaiHuruf <- ‘B’ ELSE
IF NilaiAngka>=86 AND NilaiAngka <=60 THEN NilaiHuruf <- ‘A’ END IF
IF NilaiAngka>=61 AND NilaiAngka<=100 THEN Ket <- “LULUS” ELSE IF
NilaiAngka>=0 AND NilaiAngka<=60 THEN Ket <- “TIDAK LULUS” END IF WRITE NIM
6. Contoh Pseudocode untuk
menampilkan 4 menu
Empat menu
ter diri dari: Persegi empat, Lingkaran, dan Balok, untuk penulisan pseudocode
sebagai berikut:
Deskripsi WRITE (MENU) WRITE (1.PERSEGI EMPAT) WRITE (2.LINGKARAN) WRITE (3.BALOK) WRITE (4.KE

